Tuesday, May 20, 2014

Review: Oriflame Powershine Lipstick >> Creme Blush & Highlighter On A Budget


Oh my...... Her skin looks so damn pretty, don't you think?
Instead of matte look, I always love seeing models on photos in glowy and highlighted tan look like that. Kesannya natural dan sehat. Doesn't look made up at all. Dandan tapi gak dandan, ah gimana sih yaa? Pokoknya kece deh. Hahahahaa....

I'm always drawn toward any highlighter things. Tapi payahnya, saya terlalu pelit membuang uang untuk produk yang dipake cuma seiprit, ditambah lagi saya jarang dandan (baca: malas). I'm always on the run, tiap kali mo bepergian cuma punya waktu semenit-dua menit buat poles-poles muka. Jadilah saya lebih demen nonton orang bagi-bagi tips dandan di yutub sambil ngeces-ngeces terpesona tapi dompet dikekep rapet-rapet wakakakkakk....



 
Sampailah suatu waktu ketika saya menemukan bahwa lipstik Powershine saya sudah mepet banget dengan tubenya. Mau diolesin langsung ke bibir udah gak bisa, dicolek-colek pake jari gak muat, dibuang pun mikir-mikir karena masih suka. Damn, I'm so  pelit :p



Terpaksa deh beli kuas bibir. 
Nah pas mau colek-colek pakai kuas, tiba-tiba conscious saya nyeletuk: 
Bukannya The Body Shop punya produk Lip & Cheek Stain ya?
Bukannya NARS Multiple Stick bisa diaplikasikann ke pipi, bibir, dan kelopak mata ya?

Nah, jadi....... mungkinkah? kah... kah... kah... *bergema*

.......TING...TIBA-TIBA MUNCUL IDE.....
Gak mikir lama, langsung bikin eksperimen. Siapin:
- Oriflame Powershine Lipstick in Pink Bloom
- Kuas lipstik 
(beli di supermarket deket rumah, murah meriah, udah ada sikat alisnya segala)

 

 
Supaya lebih mantap, siapkan kanvas yang bersih dengan sedikit sapuan foundation. 
Colek lipstiknya lalu totol-totolkan...dot...dot....dot...

Mohon dimaafkan penampakan tangan saya yang hairy ini :p
Trus tap...tap.. tap... dibaurin pake tangan...and VOILA!!!



Kelihatan pink-nya kan....
Emang agak susah ngepasin lighting nih >.<
Dicoba di pipi deh....


Huaaaa cakeeeppp.... In real life, glowing & warna pinknya keliatan banget lho.
Selain jadi highlighter, ternyata bisa jadi creme blush juga. Mungkin foto di atas kurang representatif ya. Susah banget ngepasin lighting sekaligus cari angle yang tepat supaya bisa kelihatan jelas baik highlight maupun warnanya. Ditambah lagi tampang saya yang kurang bersahabat dengan kamera foto (baca: gak fotogenik), jadi harus nambah kerjaan cari angle, zooming and cropping yang tepat supaya gak keliatan jelek-jelek amat. Salah-salah tar bisa-bisa malah harus dicrop semua. Wahahahhaaa...

All in all, Oriflame Powershine Lipstick in Pink Bloom nih enak banget dipakai sebagai highlighter maupun creme blush karena teksturnya yang creamy dan warna pinknya soft, gak bakalan bikin muka kaya habis kena KDRT. Ditambah lagi dia sifatnya buildable, kalo ngerasa kurang mantep warnanya tinggal bikin totol-totol baru dan ditap-tap-tap lagi.
 
As I'm not a fan of coloured cheeks, I've found this way much more exciting than conventional brush technique. Karena ternyata enakan nge-tap pakai tangan. Bisa lebih mengontrol tingkat vibrance warnanya dan area-area yang mau diwarnai, plus bisa ngatur efek gradasi yang sesuai sama bentuk muka. Efek glowingnya dapet, rona pinknya juga dapet. Supaya terlihat lebih menyatu ke warna kulit, tinggal ditimpuk loose powder di area yang sekiranya diperlukan. And done..... ^_^



As your information, tone kulit saya medium (sekitar NC30). Ketika tulisan ini (akhirnya) diposting hari ini, yang mana lamaaa setelah eksperimen di atas dilakukan *blogger pemalas LOL*, saya sempet nyobain pakai warna Peach Nectar dan berhasil juga, meski warnanya masih kalah vibrant dibanding Pink Bloom. 

Oh, and I also had this lipstick in color Seashell Nude. But as nude was its name, it was really nude. The result was just shimmery, so I could just use it as a highlighter only.

Nah.......... Punya lipstik gak kepake?
Jangan buru-buru dijual ke Tokobagus



Disclaimer:
Bukan member MLM Oriflame. Produk yang digunakan di sini murni milik sendiri, dipakai sendiri, diperoleh dari lelang murce di lapak online, hehehehhh......

Saturday, May 10, 2014

Jika Istrimu Seorang Ibu Rumah Tangga

Bukankah setiap istri adalah seorang ibu rumah tangga?

Ibu rumah tangga, ialah ia yang membersihkan tangga yang akan kamu lalui setiap harinya, menuntun kamu dan anak-anakmu untuk melewati setiap anak tangga, ialah ia yang hanya  tersenyum paling bahagia saat kamu dan anak-anakmu mencapai tangga paling puncak, ialah ia yang akan selalu siap menyambutmu ketika kamu jatuh terguling ke anak tangga paling bawah, ialah ia, Ibu Rumah Tangga.

Jika istrimu seorang ibu rumah tangga, kamu harus tahu bahwa bukan hal yang mudah baginya untuk melepas segala pencapaian yang telah dimilikinya.  Akan ada saat dimana orang-orang di sekitarnya menyayangkan keputusannya, Kedua orang tua yang merasa sia-sia telah memberikannya pendidikan yang tinggi, Orang-orang terdekat yang terlanjur memiliki ekspektasi tinggi untuknya.

Hai lelaki,
yang telah membuat seorang wanita ber ”masa depan” cerah melepas karir dunianya hanya untuk merawat dan melayani kebutuhanmu dan anak-anakmu.
Maukah kamu menutup telinga dari segala perkataan tak menyenangkan orang-orang. Maukah kamu melapangkan dadamu untuk ia bersandar. Maukah kamu merendahkan bahumu untuk ia meletakkan kepala. Maukah kamu merentangkan kedua tangan untuk memeluk ia, yang lusuh dan lelah mengurus segala keperluanmu yang terlihat sepele??

Jika istrimu seorang ibu rumah tangga, menunggumu di rumah dengan rasa bosan yang sesekali muncul, rasa rindu pada dunia karir yang cemerlang, merasa terpanggil menyajikan bahan presentasi dan dikagumi orang-orang, maukah kamu menemaninya dengan perhatian yang cukup membuat ia tersenyum simpul setiap pagi. Menghargai setiap tindakannya dengan ucapan terima kasih yang tulus. Memberikan senyum termanis dan tawa yang membuatnya lupa bahwa ia selalu terkurung di rumah. Menemaninya melihat dunia yang tidak pernah sempat ia lakukan?

Jika istrimu seorang ibu rumah tangga, mungkin ia tak kan punya cukup waktu untuk melihat perkembangan dunia luar, tidak akan punya cukup waktu untuk menjadi modis seperti teman-temanmu diluar sana, tapi pernahkah kamu tahu?

Ibu rumah tangga, ialah ia yang menjatuhkan dirinya agar kamu terlihat lebih tinggi.

Ialah ia yang menekan egonya demi menghargai kamu sebagai kepalanya.

Ialah ia yang berpura-pura bodoh agar kamu tampak hebat.

Ialah ia yang mencemaskan kamu selagi kamu pulang telat karna bersenang-senang bersama kawan-kawan kerjamu.

Ialah ia yang akan selalu mendengarkan setiap keluh kesahmu.

Ialah ia yang rela menjadi pelampiasan emosimu agar emosimu tetap terkontrol pada orang lain.

Ialah ia yang rela membiarkan dirinya dipandang sebelah mata namun meradang saat kamu disepelekan.

Dear lelaki,
menjadi ibu rumah tangga tidak pernah mudah. Bukankah lebih mudah membayar gaji seorang baby sister dan seorang asisten rumah tangga untuk mengurusi segalanya?? Tapi bukankah lebih membahagiakan jika kita bisa berkasih sayang dengan cara yang menurut banyak orang tidak mudah? Cukup temani saja ia, ajarkan saja ia untuk menjadi tempatmu kembali, beri tahu ia bagaimana caranya membuatmu nyaman, bimbing ia untuk melengkapimu.

————————————————————————————————————————
*Just spreading and sharing.
Artikel aslinya ada DI SINI

[Part 2] Skin Journal, A New Journey - [Review] Laneige Clear-C Advanced Effector EX

Saya menulis part 1-nya ternyata sudah hampir setahun yang lalu. Dan habis itu lama banget ninggalin janji bikin part 2 yang tak kunjung te...