Saturday, May 10, 2014

Jika Istrimu Seorang Ibu Rumah Tangga

Bukankah setiap istri adalah seorang ibu rumah tangga?

Ibu rumah tangga, ialah ia yang membersihkan tangga yang akan kamu lalui setiap harinya, menuntun kamu dan anak-anakmu untuk melewati setiap anak tangga, ialah ia yang hanya  tersenyum paling bahagia saat kamu dan anak-anakmu mencapai tangga paling puncak, ialah ia yang akan selalu siap menyambutmu ketika kamu jatuh terguling ke anak tangga paling bawah, ialah ia, Ibu Rumah Tangga.

Jika istrimu seorang ibu rumah tangga, kamu harus tahu bahwa bukan hal yang mudah baginya untuk melepas segala pencapaian yang telah dimilikinya.  Akan ada saat dimana orang-orang di sekitarnya menyayangkan keputusannya, Kedua orang tua yang merasa sia-sia telah memberikannya pendidikan yang tinggi, Orang-orang terdekat yang terlanjur memiliki ekspektasi tinggi untuknya.

Hai lelaki,
yang telah membuat seorang wanita ber ”masa depan” cerah melepas karir dunianya hanya untuk merawat dan melayani kebutuhanmu dan anak-anakmu.
Maukah kamu menutup telinga dari segala perkataan tak menyenangkan orang-orang. Maukah kamu melapangkan dadamu untuk ia bersandar. Maukah kamu merendahkan bahumu untuk ia meletakkan kepala. Maukah kamu merentangkan kedua tangan untuk memeluk ia, yang lusuh dan lelah mengurus segala keperluanmu yang terlihat sepele??

Jika istrimu seorang ibu rumah tangga, menunggumu di rumah dengan rasa bosan yang sesekali muncul, rasa rindu pada dunia karir yang cemerlang, merasa terpanggil menyajikan bahan presentasi dan dikagumi orang-orang, maukah kamu menemaninya dengan perhatian yang cukup membuat ia tersenyum simpul setiap pagi. Menghargai setiap tindakannya dengan ucapan terima kasih yang tulus. Memberikan senyum termanis dan tawa yang membuatnya lupa bahwa ia selalu terkurung di rumah. Menemaninya melihat dunia yang tidak pernah sempat ia lakukan?

Jika istrimu seorang ibu rumah tangga, mungkin ia tak kan punya cukup waktu untuk melihat perkembangan dunia luar, tidak akan punya cukup waktu untuk menjadi modis seperti teman-temanmu diluar sana, tapi pernahkah kamu tahu?

Ibu rumah tangga, ialah ia yang menjatuhkan dirinya agar kamu terlihat lebih tinggi.

Ialah ia yang menekan egonya demi menghargai kamu sebagai kepalanya.

Ialah ia yang berpura-pura bodoh agar kamu tampak hebat.

Ialah ia yang mencemaskan kamu selagi kamu pulang telat karna bersenang-senang bersama kawan-kawan kerjamu.

Ialah ia yang akan selalu mendengarkan setiap keluh kesahmu.

Ialah ia yang rela menjadi pelampiasan emosimu agar emosimu tetap terkontrol pada orang lain.

Ialah ia yang rela membiarkan dirinya dipandang sebelah mata namun meradang saat kamu disepelekan.

Dear lelaki,
menjadi ibu rumah tangga tidak pernah mudah. Bukankah lebih mudah membayar gaji seorang baby sister dan seorang asisten rumah tangga untuk mengurusi segalanya?? Tapi bukankah lebih membahagiakan jika kita bisa berkasih sayang dengan cara yang menurut banyak orang tidak mudah? Cukup temani saja ia, ajarkan saja ia untuk menjadi tempatmu kembali, beri tahu ia bagaimana caranya membuatmu nyaman, bimbing ia untuk melengkapimu.

————————————————————————————————————————
*Just spreading and sharing.
Artikel aslinya ada DI SINI

Saturday, August 3, 2013

Online Shopping is Absolutely Fun, But.....Beware of Scammers!!


Saya sangat bersyukur karena sejak keranjingan belanja online mulai tahun 2009, saya baru sekali kena tipu sama bakul online. Yaa kalo kena ulah tengil seller yang berskala kecil-kecilan macem baju PO gak sebagus di gambar atau barang seken yang ternyata udah butut sih pernah. Tapi gak mewek-mewek amat sih, secara udah harus sadar dari awal bahwa itulah resiko belanja online.

Yang namanya orang jualan trus nipu sebetulnya bukan barang baru. Boro-boro online, yang mukanya ga keliatan, orang jualan di toko ato pasar yang face to face sama pembelinya aja bisa aja kok tipu-tipu ria. Online seller yang nakal pun udah ada dari dulu, tapi perasaan gak sebanyak sekarang. Nah entah kenapa sekarang kayanya buanyak bener para penipu berkedok bakul seller berkeliaran di mana-mana. Hampir tiap hari adaaa aja yang posting di grup FB habis ketipu ini dan itu. Apakah karena orang semakin nekat, moral semakin turun, atau malah justru karena para buyer sekarang lebih gampang ditipu?



Berikut ini adalah daftar para penipu (blacklist seller) hasil copas dari sebuah grup online shoppers di Facebook:
-Flanelaria Craft

- Ananda Galeri
Mandiri 1480006900271 A/N ( RICCO AGUSTHA M )

- Purnama os
BRI 5364 0100 9092 532 A/N ( SUCI ANNISA )

- Butik Bayi

- Adriyansyah (Gadget OLshop)

- Selly Gayatri (Garansi Cell)

-Eunike Bag Shop
Pin 27EAFD0F,
No Telp : 081939500481

-The Lemelle
Nmr tlp : 0821-1616-4886
Rekening : BCA 83218162 a.n Ratna Amalia


- pin 2a413df8 jonathan gunawan

no hp : 08573912949


--toko serba murah / fita garingging
(uda 4 org yg bermasalah dengan nya dan 1 laporan )

--GROSIR TANAH ABANG FACEBOOK
NO HP :085255552735
NO REKENING : BRI A/N JOSERIZAL
NO.REK: 2155-01-001255-50
ALAMAT: Komp. Kopo permai blok CC No.15 desa sukamenah kec.margahayu bandung


- VIE DONEE EMOTIC087823015548
pin :225a06aa
heels wedges vapple

- Ve Ve Ya Venia
no hp 087859396170
- Vie Donee Emotic
pin 225a06aa

- Evellyne Putrianna Marvel https://www.facebook.com/evellyne.marvel

- Liga Indah Lestari http://www.facebook.com/liga.lestari?fref=ts(kurang ber tgg jawab )- Bella New(SemuahampirAdadisini)

- Velle Vorte
085608088026 (LINA)
085645353517 (JERRY pin 3141d79b owner

(bocah gk bertgg jawab ,, menjual barang rusak ke buyer ) /

- nia rani / NIA ZAKARIA

- Cintă ELviră Wijâyă

- Dinda Organizer

- Tas Murah Meriah
NOHP : 081311107690
Rek bca a/n rosemary karina No rek : 5405026705.

no hp 089648044794
No rek 3390286391 BCA a/n eneng kurniawati

bnyak customer yg d rugikan PO matras sudh lama tdk ad kejelasan,banyak yg komplain sudh d coba mediasi tp orgny tdk mw berkomentar.- DENISA SHOPiklan di web : denisashop.tokobagus.comAn : Awalnya DENISA HAPSARI, setelah tipu ganti nama jadi ARSA HAPSARI. hapenya juga ganti jadi no yang ga bisa dihubungi.BCA AN SARMILIH. 5770 569 330. hati2 jangan sampai ketipu. Iklan langsung dihapus begitu berhasil menipu saya sebesar 500rb. Kasus uda ditangani pihak berwajib




- Diana Shinta penipu kelas teri harap hati2 skrg ganti nama Dea Sara
Rek lama Diana Shintaa.n Lili susiyanino.rek 1130007307675
Rek baru a.n Henny lismino.rek 1130007306644

- Nama : Nur Indi Hati
Akun fb : Indihati SSulaiman
Alamat : GriyaShanta Permata N-512 Malang
No hp : 081553602762
Nama olshop : SyifaBeL_Shop
Jenis barang : Baju


- Pin 2694541D..
No. Rekening :BRI (470901010201537) an jayeng segara
BRI (470901010150532) an dian permata

- rara sudarna
(hit n run + menantang admin)

- erin/aierien :::
pin bb 235FBDA6..
No hp 087868874005..

- Norek BNI 0301147839 CATHERNE NURUL HUDA

- Fb : Pusat Grosir Termurah Link Fb :https://www.facebook.com/OkeyShop2009
No Rek BCA : 0890948308 AN Kifayah
No Hp : 087846034722 ( No yg baru ) & 081939103971


- Zelova Sem Deovan

PIN 2A26F15B.
No telp : 08191991512.
No rek BCA : 8200329326 an. Ridwan Saputra.
 Lokasi : Depok.
Testi korban: "Ini Olshop penipu. Saya pesen celana anak 6pcs, sampe sekarang barang ggak dateng2. Telp ggak diangkat, FB saya di blok."


Fiuuuhh....banyaknyaaaa
Inilah pentingnya jadi smart buyer. Yuk kita mulai mencerdaskan diri (karena kalo mencerdaskan bangsa kan sudah jadi tugas negara). Sebagai tukang belanja, saya coba berbagi beberapa tips supaya tidak mudah tertipu dalam berbelanja online:



Biasakanlah membaca secara seksama semuaaa tulisan yang sudah disediakan oleh seller, mulai dari cara order sampai dengan keterangan barang yang dijual. Semakin detail, semakin kecil kemungkinan bahwa seller adalah seorang penipu. Tukang tipu mana sih yang mau repot-repot ngetik panjang lebar. Kalo dia orang yang doyan repot, pasti gak akan males jualan jujur yang memang merepotkan.



Never trust anything too good to be true. Jangan pernah tergiur mentah-mentah dengan harga murah. Biasakanlah untuk menyisihkan waktu untuk menyisir mbah google demi mencari perbandingan harga untuk barang yang serupa. Saya pernah kena tipu di sebuah website beralamat www.indohemat.com. Saya berani sebut nama karena web tersebut udah lama bubar. Barang yang dijual murah banget tapi setelah ditransfer, barangnya gak kunjung datang. 



Jangan malas untuk mencari data history seller, sudah berapa lama OS tersebut berdiri, berapa banyak barang dagangannya, perhatikan review dan testimoni dari para buyernya, serta seberapa aktif seller tersebut online dan menjawab pertanyaan-pertanyaan para calon buyer. Kalau perlu, hubungi para bekas pelanggannya untuk mendapatkan testimoninya. Suatu hari saya menemukan harga soft lens Barbie yang harganya luar biasa murce dibanding harga pasaran. Karena seller tersebut juga jualan via FB, saya lacak satu-satu pembelinya. Yang saya tanyakan terutama adalah apakah lensanya asli dan aman dipakai. Begitu mendapat banyak jawaban positif, baru deh berani pesen.




Sempatkan untuk membuka jalur komunikasi dengan seller. Perhatikan seberapa jauh seller menguasai pengetahuan mengenai barang-barang dagangannya. Seller jujur akan dengan senang hati berbagi informasi sedetail mungkin mengenai kelebihan barang yang dia jual.



Trust your feeling. Jika seller bikin sebel, bikin bete, bikin gak nyaman atau risih, mungkin saja itu warning alert alias tanda-tanda dari Sang Maha Kuasa bahwa dia bukanlah seorang recommended seller. Segera batalkan niat untuk belanja dari seller tersebut. Eits, tapi ini dengan catatan kita jadi buyer pun gak nyebelin yah. Karena sebaik-baiknya seller, kalo ketemu buyer yang bikin emosi, akan muncul juga sisi garangnya. Seller juga manusiaaaa.....



Konon seller penipu suka gonta-ganti nama. Nah misal ragu-ragu, silakan googling untuk menemukan apakah nama OS maupun nomor rekening tempat kita memesan barang itu masuk daftar hitam atau putih. Saat ini sudah banyak komunitas dan forum netters yang khusus membahas dunia perbelanjaan online. Selain sharing info tentang tempat-tempat belanja recommended, ada pula yang berbagi pengalaman tempat-tempat belanja yang penuh tipu daya dan mengecewakan. Sering-sering aja mengunjungi forum-forum chit-chat tempat ngumpulnya para shopaholic untuk mendapatkan info dan reviews tentang berbagai pengalaman online shopping.



Last but not least. Sadarilah bahwa berbelanja online itu hampir mirip membeli kucing dalam karung. So pahamilah resiko-resikonya. Separno-parnonya dengan kasus-kasus penipuan yang marak terjadi, janganlah keterlambatan seller dalam memberikan nomor resi langsung bikin mewek dan koar-koar ke mana-mana bahwa seller tersebut adalah penipu. Ingat, selain berurusan dengan seller, belanja online pun melibatkan pihak ketiga yakni jasa kurir ekspedisi, yang mana hubungan seller dengan pihak ini adalah sebagai klien juga, sehingga tidak punya kuasa apa-apa. Jangan pula baru kecewa sedikit dengan barang yang diterima, trus langsung posting di forum publik menjelek-jelekkan nama OS tersebut. Bukalah terlebih dahulu komunikasi dengan seller, sampaikan protes dan uneg-uneg langsung kepada yang bersangkutan. Jangan lupa lagi, seller juga manusia. Trusted seller bukan pertanda seorang seller yang tidak pernah melakukan kesalahan sama sekali. Yang lebih penting justru bagaimana kemampuan seorang seller menghadapi komplain buyer dengan bijaksana. This is called return and refund policy.



Nah jadi..... sudah siap berbelanja online lagi?



Friday, February 22, 2013

Lagi-lagiiiii Baju Replika



Pengen cerita lagi nih tentang baju replika.
Pernah gak sih tiba-tiba nemu gambar jualan kita tiba-tiba nongol di OS orang laen. Boro-boro reseller, kenal aja kagak. Nah saya juga pernah nih. Kan ceritanya meski udah gak banyak berkutat di jual beli baju onlen, saya masih tetep hobi belanja. Beneran shopping is like a drug. It’s sooo fun yet so addictive. Mo berhenti susahnya minta ampuuunnn. Jadilah mata ini masih hobi jelalatan nyamperin berbagai toko onlen tiap ngadep laptop. Pas asyik googling, tiba-tiba nemu sesuatu yang menarik. 

.....gambar jualanku nongol di toko orang laiiiiin......
Gak cuma satu OS pulak yang majang.


Langsung deh ubek-ubek file folder koleksi lama. Dan ternyata betul, emang persis. Yang bikin tambah melotot, kalo dulu saya jual itu baju mendekati 200K, ini cuma dibanderol gak nyampe 50rebu. Waooww……

Gatel deh penasaran, langsung action. Ciaaatt……
Colek ‘sista’ yang jual.
Gak ba bi bu, langsung minta bungkus satu. Sempet ditawarin, mo nambah yang lain gak? Kagaakk, ane cuma tertarik beli di situ karena situ jualan pake gambar ane. Titik.

Gambar yang pernah saya pajang di OS saya. 
Gambar ini beredar dalam pixel yg jauh lebih kecil.

 Gambar asli yang ada di folder komputer

Selain cokelat, ada seri warna pink-nya juga


A couple days later, datenglah itu paket. Langsung bongkar gak pake pasang. Wreeekkk….
Eng ing eng…. 

Ini baju baru yang saya beli dari OS tersebut.

Bahan: knit tipis (they said rajut halus)
Kerah: tempelan kain renda putih
Ukuran LD: 41cm/ P: 71cm



Yang ini baju yang pernah saya jual::

Maaf ga ada gambar yang pas dipasang di manekin. 
Jaman segitu emang kebetulan blom punya manekin hehehe....




Brand: Tokyo Fashion co. (www.mayuki.com.tw)
Bahan: knitted fur
Kerah: renda rajut dengan aksen detail pita-pita kecil
Ukuran LD: 58cm/P: 60cm
Bonus lace camisole dress sebagai semacam misepan.




Apakah saya kesal karena gambar jualan saya dipake tanpa ijin?
Enggak juga sih. Jujur sebenarnya malah bangga, poster yang mereka pajang kan asli karya grafis saya sendiri, ngedit pake sotosop. Ternyata bermanfaat bagi orang lain buat ngais rejeki. Semoga kecipratan dikit-dikit wkwkwkkkk…. Malahan salah satu OS di daftar kontak FB majang itu gambar jadi picture profilenya. Tiap kali liat, jd senyam-senyum sendiri. Itu gambarku lhoooo, qiqiqiqiii….. 

Kalau salah satu owner OS yang jual baju di atas ada yang kebetulan mampir di postingan ini, jangan kuatir, saya gak akan menuntut kalian kok. Siapapun supplier kalian, tolong sampaikan ucapan terima kasih saya karena udah bersedia mejeng pake hasil karya saya. Sayangnya baju yang kalian jual itu cuma mirip dikit sama fotonya. Jadi pesan saya, jangan suka ngeboongin pembeli deh. Pake foto model sih sah-sah aja, tapi kalo emang barang yang dijual gak bisa sama seratus persen, ya tampilin juga dong. Ditaruh di sebelahnya atau di mana gitu kek. Atau browsing lebih banyak lagi sehingga nemu yang lebih mirip. Wokeyyy???



Sunday, April 15, 2012

Senyum Sejenak: Motivasi Dari Dunia Lain

1. belajarlah dari kuntilanak, sesulit apapun hidup tapi selalu tertawa.
2. belajarlah dari tuyul, masih kecil tapi dah bisa cari duit sendiri.
3. belajarlah dari pocong, dari dulu pakaiannya itu-itu aja, hidup sederhana.
4. belajarlah dari babi ngepet, kalo malem cuma pake lilin, hemat listrik

Nyomot dari sini

Sunday, April 8, 2012

My Beauty Haul Super Flash

Baiklah....
Setelah beberapa bulan yang lalu rajin menyambangi berbagai review-review MUA serta thread Makeup Addict di FemaleDaily dan terkena racun habis-habisan, saya akhirnya menyerah. Setumpuk jar 5ml isi sample foundation hasil hunting di 'pasar' FD sekarang cuma nangkring dengan manisnya di rak gantung dalam kamar. Lalu ada dua atau tiga sample BB cream yang cuma sempet dicolek sekali masing-masing, beberapa batang lipstik dan lipgloss, dua atau tiga compact powder dalam laci, tiga application brush, dua botol liquid eyeliner, sepalet cream concealer, sewadah bronzing pearl yang lebih sering terlupakan keberadaannya meski di depan hidung...trus apa lagi yaaa?

Sebenarnya siiiih, saya tidak terlalu terpengaruh dengan craziness for trying many brands yang menggejala dalam thread-thread tersebut, tapi semangat gila dandan mereka lah yang sedemikian merasuk dalam sukma ini *bahasa yang lebay* hingga mendorong saya ikut-ikut gila lenongan, termasuk yang high end pulak. Sebut saja, MUFE, Shu Uemura, Channel, MAC, Dior..... Yes, setidaknya saya sempat menghabiskan sekian jeti gara-gara kegilaan sesaat ini *hiks*.

Saturday, April 7, 2012

Bukan Movie Review: 3 Idiots

Film India yang cukup break-through ini, menurut om Wiki, dirilis sekitar tahun 2009. Banyak yang bilang bagus, tapi belom sempet nonton di bioskop karena waktu itu saya sedang menjalani masa hamidun, yakni suatu masa sakral yang mengharuskan saya bertapa menjauhkan diri dari segala hal yang berpotensi keluarnya mantra "Amit amit jabang bayii...amit amit jabang bayii....amit-amit jabang bayii...."


Judul film ini sebetulnya sudah saya lirik beratus kali karena memang sudah lama ngendon dalam folder koleksi film-film di laptop misua. Tapi karena tujuan utamanya selalu adalah folder Upin Ipin dan Tom & Jerry, jadi yaa tulisan 3 Idiots itu cuma cukup dilirik saja. Maklum, si kecil ini makannya susah luar biasa kalau gak dikasi sesuatu yang membuatnya lupa bahwa dirinya sedang makan. Jadilah kedua serial yang lucu dan berisik tadi menjadi senjata andalan saya, selain sendok dan piring berisi nasi di tangan.

Suatu hari, entah apa sebabnya, tiba-tiba si kecil gak mempan dengan tontonan favoritnya tersebut. Pandangan mata memang tetep melekat asyik ke layar laptop tapi tangannya sibuk menangkis hujan serangan sesendok nasi dengan tangkas. "Mati aku, udah bosen ni anak," sang ibu membatin dengan putus asa. Di tengah deraan keputusasaan itu *lebay*, tiba-tiba ceklik...ceklik... saya iseng ngeklik film 3 Idiots dan kemudian muncullah adegan pembuka yang konyol. Ada pesawat terbang, ada mobil, ada lari-larian, ada musik pengiring yang rancak, pokoknya singkat kata si kecil pun bengong melihat pemandangan yang tak biasa ini dan kegiatan menyuap pun akhirnya berjalan lancar.

Nah tapiii....saya ini tidak berniat bercerita tentang kegiatan menyuapi makan si kecil :D
Jadi, akibat ketidaksengajaan mengeklik itu, akhirnya saya malah jadi penasaran mengikuti lanjutannya. Haha....


Film 3 Idiots ini berkisah tentang tiga orang sahabat yang sama-sama kuliah mekanika di ICE, yakni semacam institut pencetak para insinyur bermasa depan cemerlang dambaan seluruh orang tua di penjuru India. Ketiga orang ini, Raju, Farhan, dan Rancho, bertemu pertama kali ketika menjadi mahasiswa baru dan menjadi teman sekamar di asrama. Fokus film ini adalah Rancho, seorang mahasiswa unik pecinta mekanika dengan jalan pemikiran yang luar biasa, dengan sudut pandang narasi salah satu sahabatnya, yakni si Farhan.

Jujur, bagi saya sebagai orang yang awam persinemaan, film ini sangat berkesan. Meskipun tokoh Rancho itu dalam film ini begitu cerdas, cemerlang, dan heroik, tapiii alur cerita seluruhnya rasanya kok lumrah-lumrah aja ya. Manusiawi dan gak berasa lebay-lebay amat. Bahkan sepertinya cukup mudah menemukan karakter-karakter yang digambarkan dalam film ini di dunia nyata. Coba bandingkan dengan, yah film Hollywood lah misalnya. Yang namanya lakon utama itu umumnya pasti menangnya lebay. Dia pasti digambarkan sangat hebat dan benar-benar wow yeahhh! Harusnya udah sekarat tapi tiba-tiba bisa bangun dan menang. Atau misalnya sudah dihujani tembakan seribu orang, tapi gak mati-mati, malah musuh yang jumlahnya seribu tadi tertembak satu-satu. Gak usah nyebut film dalam negeri lah, yang terbiasa menggambarkan tokoh-tokoh protagonis itu selalu menang karena dibantu makhluk-makhluk gaib bin ajaib. Intinya, menghalalkan segala cara supaya lakonnya menang.

Awalnya saya tertawa-tawa karena beberapa adegan yang konyol, lalu senyum-senyum simpul karena beberapa dialog yang ironis tapi faktuil, tapi lama-kelamaan saya malah jadi merenung. Rupanya karakter orang India dan Indonesia gak jauh beda ya. Bekerja menjadi aktivitas meraih gengsi. Oleh sebab itu para orang tua kemudian menyarankan anak-anaknya bersekolah di tempat bergengsi dengan mengambil jurusan atau bidang studi yang bergengsi pula. Tujuannya adalah supaya meraih sukses: mudah mencari kerja di tempat-tempat bergengsi, punya mobil besar, rumah besar, dan segala kemewahan dunia. Kalau di India, berdasarkan yang digambarkan dalam film 3 Idiots, pekerjaan bergengsi tersebut adalah menjadi dokter dan insinyur. Haha cukup kuno ya, kalau di Indonesia udah lewat masanya tuh. Sekarang orang tua berlomba-lomba menjadikan anaknya artis, terserah artis apa. Yang penting nanti bisa jadi selebritis, ngetop, glamour, dan kaya raya. Atau bagi yang cukup dekat dengan dunia politik, nah nasihatnya adalah, "Masuklah ke sekolah es teh pe de en ya, Nak, biar nanti gampang nanti jadi pejabat." Hedeeehhh....

Konsep piramida profesi yang berkembang dalam masyarakat kita macam ini yang menyebabkan profesionalisme menjadi barang langka. Semua orang berprofesi hanya untuk mengejar materi semata. Sebagian besar para anggota Dewan Yth menduduki kursinya bukan dalam rangka memikirkan rakyat. Para dosen muda sibuk mengejar gelar dan sertifikasi dosen demi kenaikan gaji dan kemudian asyik ngobyek di luar kampus dengan memanfaatkan titelnya sebagai 'Dosen Universitas Anu' sehingga tanggung jawab utamanya sebagai pendidik dan pengemban ilmu sering terabaikan. Para aktris dan aktor sinetron naik daun dan berpenghasilan besar hanya dengan bermodalkan tampang ganteng dan cantik serta kemampuan melatat-melotot tanpa bekal pengetahuan akting yang memadai. Para pegawai instansi pemerintahan yang masih muda berlomba mengumpulkan kekayaan dan mengejar jabatan sesegera mungkin. Saking matrenya bangsa ini, sampai-sampai di suatu wilayah di pulau Jawa, para orang tua berlomba mengekspor putri-putri mereka jadi TKW supaya bisa pulang membawa duit berjut-jut yang susah dicari di negeri sendiri. Memprihatinkan tapi ini fakta yang terjadi di kota kelahiran seorang teman saya.

Lupakah bangsa kita bahwa bekerja adalah suatu kegiatan mulia? Bahwa semua profesi itu apabila dijalankan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan banyak hal luar biasa? Bahwa semua profesi yang halal itu layak mendapatkan penghargaan (baca: gaji) yang mencukupkan hidup penerimanya?
Pernahkah kita merenung mengapa sekarang banyak guru yang tidak memahami esensi menjadi pendidik, bahkan sampai ada yang cabul? Mengapa lebih banyak polisi yang korup ketimbang yang bersih? Mengapa pegawai administrasi di kantor kecamatan maupun administrasi kemahasiswaan di universitas gak bisa nyaingin keramahtamahan pegawai kantor pos? (kalo yang ini curcol :p)


"Jika saja bapaknya Mariah Carey menyuruh dia menjadi insinyur, atau bapaknya Jet Lee menyuruh dia menjadi penyanyi, coba bayangkan. Akan jadi apa mereka hari ini?"
(Kutipan teks terjemahan film dialog 3 Idiots yang mengilhami postingan ini)



Disclaimer: Semua gambar dan video di atas adalah hasil comot dari berbagai sumber di internet.

Sunday, April 1, 2012

Review Korea-Koreaan: Original vs Replika [Part 2]

Hi....
I'm back.

Fiuhhh, lama betul yaaa sejak postingan Part 1 dipublish di sini. Bayangkan, udah berapa tahun yang lalu tuh!! Damn, time flies so fast huh...

Ternyata kesibukan rumah tangga itu semakin lama semakin menyita waktu dan tenaga serta emosi. Si kecil semakin besar dan semakin banyak 'kepinteran' yang membutuhkan perhatian ekstra. Misua juga semakin bertambah beban pekerjaannya di kantor yang disebabkan oleh perkembangan karirnya. Dan sialnya, semakin tinggi posisi dia, semakin menyeret diriku ini untuk ikut-ikutan sibuk, yakni menjadi anggota organisasi istri. Organisasi itu hobi bener cari-cari kegiatan yang bikin puyeng dan nambah pikiran, dengan modal bermotivasikan paradigma: istri aktif mendukung kelancaran dan kesuksesan suami dalam bekerja *cieeehhh* . Dan yang terakhir, seolah masih belum cukup kehebohan dalam hidupku, ibuku memaksaku kuliah lagi. Aarrghhh......

[Part 2] Skin Journal, A New Journey - [Review] Laneige Clear-C Advanced Effector EX

Saya menulis part 1-nya ternyata sudah hampir setahun yang lalu. Dan habis itu lama banget ninggalin janji bikin part 2 yang tak kunjung te...